Banyuwangi, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa, tak pernah sepi dari berbagai hajatan pariwisata sepanjang tahun berkat adanya event Banyuwangi Festival. Banyuwangi Festival adalah acara tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi digelar secara rutin sejak tahun 2012. Di tahun ini sendiri total ada 99 acara yang akan dihelat di Banyuwangi. 

Banyuwangi Festival 2019 Resmi di Launching!

     Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meluncurkan agenda Banyuwangi Festival 2019 di Balairung Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata RI, Jakarta, Selasa malam (29/1/2019). Peluncuran Banyuwangi Festival semakin spesial dengan doa yang dibacakan Ustadz Yusuf Mansur. Majestic Banyuwangi Festival 2019 bertujuan terus mendongkrak jumlah wisatawan. Sekaligus mengukuhkan Banyuwangi sebagai Kota Festival terbaik di Indonesia.

“Selamat untuk Banyuwangi yang terus konsisten mengembangkan atraksi wisata. Kunci mau menjadi destinasi unggulan, salah satunya harus punya atraksi unggulan. Dan Banyuwangi konsisten menghadirkan itu,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya.

     Majestic Banyuwangi Festival 2019 hadir Lebih atraktif dan spektakuler dengan total 99 event selama satu tahun penuh di Banyuwangi yang terdiri atas 28 event sport, 17 acara musik, 16 ajang kuliner & inovasi, 30 acara religi, dan 8 event digital.
#MajesticBanyuwangiFestival2019

“Majestic Banyuwangi Festival 2019 ibarat rangkuman potensi yang ada di Kabupaten Banyuwangi mulai dari seni budaya, kekayaan alam, dan kreativitas masyarakat,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam peluncuran calendar of event Banyuwangi yang bertajuk Majestic Banyuwangi Festival 2019 di Kementerian Pariwisata, Jakarta.

Arief sangat mengapresiasi seluruh pemangku kepentingan di Banyuwangi yang aktif mengemas ajang pariwisata setiap tahun. Banyuwangi ditetapkan sebagai Kota Festival Terbaik berdasar sejumlah indikator. Antara lain, pertumbuhan event yang sangat pesat dan pelibatan seluruh potensi masyarakat. “Efeknya, kesejahteraan masyarakatnya mampu meningkat,” kata Pak Menpar.

Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi M.Y. Bramuda menuturkan, jumlah kunjungan wisatawan ke Banyuwangi juga semakin meningkat sejak 2017. “Saat itu (2017, Red) ada 98.970 pengunjung mancanegara dan 4,83 juta wisatawan domestik. Tahun 2018 mencapai 100.000 wisatawan asing dan 5 juta pengunjung dalam negeri,” urai Bramuda.

Bahkan, lanjut Arief, tiga atraksi di Banyuwangi telah masuk jajaran kalender wisata nasional, yaitu Banyuwangi Ethno Carnival (BEC), Festival Gandrung Sewu, dan International Banyuwangi Tour de Ijen.

     Calendar of Events (COE) Wonderful 2019 terdiri dari 10 Top National Events dan 100 Wonderful Events. Berikut adalah 3 Festival Banyuwangi yang masuk dalam 100 COE Wonderful 2019.

10 TOP NATIONAL EVENTS
√ Banyuwangi Ethno Carnival

100 WONDERFUL EVENTS
√ Tour de Banyuwangi Ijen
√ Festival Gandrung Sewu
√ Banyuwangi Ethno Carnival

minak-jinggo-trans-wisata

 

minak-jinggo-trans-wisata

 

minak-jinggo-trans-wisata

“Banyuwangi terbaik. Untuk ukuran daerah kecil, ada tiga atraksi masuk kalender wisata nasional, itu capaian luar biasa,” ujar Menpar Arief Yahya.

      Pasalnya di Indonesia sendiri ada ratusan event tahunan yang digelar, event dari 34 provinsi telah terpilih melalui kurasi yang ketat berdasarkan kriteria yang ditetapkan, dan Kabupaten Banyuwangi saat ini telah berhasil masuk dalam 10 Top National Events dan 100 Wonderful Events.

Menpar Arief Yahya juga mengapresiasi Banyuwangi yang telah mendesain atraksi wisata untuk milenial. Hal ini penting karena 50 persen lebih wisatawan itu datang dari kelompok milenial. “Setidaknya, ada 30 persen event Banyuwangi Festival yang telah mengakomodir kelompok milenial, seperti Jazz Pantai, Jazz Gunung Ijen, bahkan ada Festival Juragan Pintar yang berkolaborasi dengan startup ritel yang digerakkan anak-anak muda. Sudah ada kesadaran untuk menggarap milenial secara detil. Ini bagus karena mereka konsumen terbesar saat ini dan masa depan. Who wins the future, wins the game,” kata Pak Menpar.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, atraksi-atraksi di Banyuwangi Festival memang didesain sesuai segmentasi pasar. “Ada untuk wisatawan milenial, ya kira-kira 30 persen dari total 99 event untuk segmen milenial. Itu pun dipilah, milenial penggemar sport, musik, seni-budaya lokal. Semuanya ada. Lalu ada untuk wisatawan perempuan, penggemar wisata religi, dan bahkan segmen wisatawan dari kalangan birokrasi kita bikin. Jadi saling mengisi, tapi fokus kita ke milenial sebagai pasar terbesar,” papar Anas.

Berikut ini adalah Daftar Lengkap Agenda Banyuwangi Festival 2019

minak-jinggo-trans-wisata

     Dengan semakin berkembangnya industri pariwisata Banyuwangi alangkah baiknya Anda menyusun jadwal untuk berlibur di Banyuwangi. Minakjinggo TransWisata siap melayani kebutuhan berlibur anda.


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
1
Hallo Minakjinggo TransWisata.
Saya ingin bertanya tentang...